• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI II
  2. Catalog
  3. Wartawan Istana Menulis 79 Kisah di Balik Liputan Istana Era...
Image of Wartawan Istana Menulis 79 Kisah di Balik Liputan Istana Era Soeharto sampai Jokowi

Text

PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI II

Penilaian

0,0

dari 5
Penilaian anda:

Wartawan Istana Menulis 79 Kisah di Balik Liputan Istana Era Soeharto sampai Jokowi

Tingka Adiati - Nama Orang;

“Istana Presiden Ibarat Kantor Kelurahan Indonesia”
Istana presiden sejak era Soeharto hingga Jokowi mengalami perubahan sesuai dengan karakter pemimpin yang berkuasa. Istana yang dianggap sakral bahkan angker karena bagian dari kekuasaan, seharusnya menjadi istana rakyat. Tempat yang bisa mengayomi kepentingan rakyat, bukan milik penguasa dan segolongan orang.
Wartawan senior J. Osdar, mengibaratkan istana presiden itu seperti kantor kelurahan besar – kelurahannya Indonesia, yang bisa menampung aspirasi seluruh lapisan masyarakat. Berikut petikannya:
Bisa digambarkan bagaimana istana presiden sejak Era Soeharto – Jokowi ?
Istana presiden itu istananya manusia, bukan istana malaikat. Jadi manusia kan punya punya kelebihan dan kekurangan. Setiap presiden, pasti punya kelebihan dan kekurangan. Jaman Soeharto situasinya bagus, teratur, acara selalu tepat waktu, orang diundang juga tepat waktu.

Ketersediaan
LokasiKode EksemplarNo. PanggilStatus
-SMPY204108070.92 TIN tTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
070.92 TIN t
Penerbit
Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2024
Deskripsi Fisik
314 hlm : 21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786231604828
Klasifikasi
070.92
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Biografi atau kisah pengalaman wartawan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Tingka Adiati
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas

Tidak Ada Data

Komentar
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar
Resensi Buku
Login untuk menulis resensi

Belum ada resensi untuk buku ini.


PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI II
PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI II
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 2.264
Online: 2.257 Onsite: 7
Bulan ini 55.631
Online: 55.554 Onsite: 77
Total 314.464
Online: 295.489 Onsite: 18.975

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar