• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI II
  2. Catalog
  3. Setan Setan Menggugat
Image of Setan Setan Menggugat

Text

PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI II

Penilaian

0,0

dari 5
Penilaian anda:

Setan Setan Menggugat

Kisah Tanah Jawa - Nama Orang;

TANGSI

Temaram bias sinar pelita menerpa sebagian dalam tenda. Sipong mendirikan tangsi bersama gerombolannya di tepian hutan, tidak jauh dari Jalan Raya Pos yang baru saja dibangun di perbatasan Toeban-Grisse. Mereka sedang mengintai dari pos yang kosong di patok 210 paal (ukuran jarak yang setara dengan 1 mil), dengan misi untuk menculik anak sulung bupati Grisse. Rencana ini sudah ia susun bersama seorang pembelot, yaitu ajudan sang bupati.

Kabarnya rombongan tersebut akan melintas lepas tengah malam, seusai acara pesta yang dihelat di kediaman adipati Toeban, dengan pengawalan sekitar belasan pasukan keamanan kabupaten (seperti rencananya dengan Si Ajudan Bupati). Namun sebelum penculikan itu terjadi, gerombolan Sipong sudah menawan empat orang pesuruh kabupaten, yang entah datang dari mana dan melintasi pos paal tempat mereka mengintai. Mereka membawa seekor kuda dan sebuah pedati yang berisi penuh dengan kebutuhan bahan pangan. Sipong menatap tajam mengikuti gerak api yang meliuk- liuk. Lalat-lalat yang beterbangan tak menggoyahkan kumisnya yang tebal mentereng. Otot dalam tubuhnya malah kian menegang saat dipijit oleh cantriknya. Sampai-sampai Si Cantik bertabur peluh lelah. Terlebih udara panas. Grisse pada malam itu, begitu lengket di badan. Ia tak berani melepaskan pijatannya dari badan Sipong, bahkan sekadar mengusap keringat yang mengucur dan membasahi tubuhnya itu. Ia takut mengusik konsentrasi Sipong.

Mata Sipong tak goyah, meski pendar cahaya dari sumbu api itu kian membuat pupil matanya yang hitam pekat makin mengecil. Rupanya pikiran Sipong berkelana, di masa-masa silam, awal kebencian hinggap dalam batinnya. Meregang dendam yang hampir muntah di pelupuk mata.

“Jancuk! Bupati itu minta mampus rupanya. Tak sungkan aku kembali jadi jagal yang siap meregang nyawanya!” umpat Sipong kepada Si Ajudan.
“Kalem, Pong! Mungkin Romo sedang kalap, tidaklah mungkin ia mengkhianati perjanjian kita ini. Akan aku urus semuanya agar kita sama-sama dapat bagian yang sudah dijanjikannya.” Tak langsung meredam emosi yang sudah meluap di dada Sipong, ia kemudian menodongkan parangnya hingga menempel persis di leher Si Ajudan.

“Kau pun jangan berani pula macam-macam kepadaku!” Si Ajudan menyimpulkan senyum tipis menanggapi.
“Kalaupun kau sampai tak percaya padaku, tamatlah riwayatmu, Pong!”
“Merakbal!1” Parangnya dihentakan ke meja, sampai kendi dan gelas di atasnya bergoyang kencang. 1 Kurang aja
“Kau tak punya lagi kesempatan, bahkan sedikit akal untuk merencanakan sesuatu. Biarlah saja aku urus semua"

Penderitaan demi penderitaan dialami pribumi akibat penjajahan, bukan hanya dari bangsa asing, tapi juga dari bangsanya sendiri. Para penguasa daerah yang tamak, tega melihat rakyatnya kelaparan, bahkan mengorbankan mereka sebagai tiang pancang Jembatan Geladak Manyar. Nyawa tidak ada artinya.

Sebagai kaki tangan penguasa, Sipong menyaksikan sendiri peristiwa memilukan itu. Membuat nuraninya memberontak. Amarah dan dendam pun merasukinya. Dia bersumpah untuk menebus rasa bersalahnya, membalaskan nasib rakyat yang hidupnya ditindas.
“Aku akan membalaskan dendam mereka. Meski bukan hari ini, esok pasti. Aku akan mempersembahkan kepala penguasa biadab itu pada mereka, para martir yang mengharapkan sebuah hari penebusan!”

Ini adalah kisah mereka yang mungkin belum pernah kita ketahui. Kisah mereka yang menggugat, mencari keadilan hingga mati. Kisah yang terjadi dengan latar sejarah tahun 1809, saat pembangunan Jalan Raya Pos terjadi. Sebuah fiksi sejarah dengan setting di Grisse (nama Gresik pada masa itu), Jawa Timur.

Ketersediaan
LokasiKode EksemplarNo. PanggilStatus
Perpustakaan SMP Yasporbi IISMPY202878813 SETTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813 SET
Penerbit
Jakarta: Kawah Media, 2022
Deskripsi Fisik
iv, 269 hlm. : ilus. ; 19 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786234930030
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Fiksi Horor
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Kisah Tanah Jawa
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas

Tidak Ada Data

Komentar
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar
Resensi Buku
Login untuk menulis resensi

Belum ada resensi untuk buku ini.


PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI II
PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI II
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 2.019
Online: 2.019 Onsite: 0
Bulan ini 95.402
Online: 95.296 Onsite: 106
Total 354.235
Online: 335.231 Onsite: 19.004

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar