Text
PERPUSTAKAAN SMP YASPORBI II
Penilaian
0,0
dari 5Silent Demon
Tidak Tersedia Deskripsi
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| Perpustakaan SMP Yasporbi II (Sastra) | SMPY202666 | 813 FIN s | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 813 FIN s
- Penerbit
- Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2022
- Deskripsi Fisik
- 218 hlm. : ilus. ; 19 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 9786230031489
- Klasifikasi
- 813
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- -
- Subjek
- Novel
- Info Detail Spesifik
- Sugi sedang menghabiskan tetes terakhir espresso yang dipesannya. Suasana M Bloc Space mulai sepi, karena waktu menunjukkan hampir tengah malam. Sugi menghisap rokok kesebelasannya untuk hari ini. Ia kemudian memandang sekelilingnya dan memutuskan untuk tinggal sedikit lebih lama di tempat itu. Sugi kemudian berniat untuk mampir ke tempat yang sedang hits di kalangan anak muda itu setelah dari kantor. Toh dia juga belum tua-tua amat, meskipun kantong matanya semakin tebal. Sugi memilih salah satu kafe yang berada di bagian pinggir, yang tidak sepi, tetapi juga tidak ramai. Ia mengambil tempat duduk di luar, di bagian pojokan supaya tidak terlalu mencolok. Beberapa kursi diisi oleh anak muda yang nyaring, yang membahas topik yang tidak Sugi pahami. Dia kemudian mengusap kepalanya yang pusing, karena gadis itu mendadak kabur. Sugi lalu menghela napas panjang saat ponsel yang tergeletak di meja berbunyi, karena ada pesan WhatsApp masuk. Pesan itu menginstruksikan Sugi untuk segera ke MRT Senayan, karena ada bule perempuan yang tewas. Sugi membaca pesan itu sekali lagi untuk memastikan bahwa calon kehebohan ini tidak salah. Adrenalinnya langsung terpacu. Dia sedikit terhuyung, tetapi Sugi langsung memakai jaket Fila miliknya yang lusuh itu dan menuju parkiran motor. Seorang remaja tanggung tertangkap mencopet dan sempat dipukuli massa hingga wajahnya bengkak. Begitulah sebuah “tradisi” menggelisahkan yang ternyata bisa terjadi juga di stasiun yang super modern. Waktu itu, ada juga kejadian di mana terdapat penumpang mesum yang suka menggerayangi. Hanya itu saja yang dia ingat. Kerumunan orang menjejali TKP. Para penumpang MRT langsung dievakuasi, membuat pintu keluar sangat sesak. Waktu yang sudah larut itu tak menyurutkan keingintahuan orang-orang untuk menjawab rasa penasarannya. Padahal, mereka masih punya kesibukan. Mulai penjual kopi keliling, orang yang sekadar lewat, bercampur aduk dengan polisi serta wartawan yang mulai berdatangan. Sugi memarkirkan motornya tepat di gerbang stasiun MRT Senayan, di samping deretan motor lain. Apa boleh buat, tempat itu jadi lahan parkir darurat. Sugi langsung mengalungkan tanda identitas san mengarahkan langkahnya ke pintu masuk yang telah dijaga polisi. Ia bergegas menuruni tangga, ingin mengetahui apa yang kali ini menunggunya. Garis polisi sudah dipasang. Sugi menghitung ada belasan polisi yang sedang menggelar olah TKP.
- Pernyataan Tanggungjawab
- Fino Y.K.
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah