Interaksi Pemberian Poc Bonggol Pisang Dan Sp-36 Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Lengkuas Merah (Alpinia Purpurata K. Schum) Panen Muda
Sinambela, Jhon Fricson
Lengkuas Merah (Alpinia purpurata K. Schum) adalah tanaman yang
berasal dari keluarga Zingiberaceae dan spesies Alpinia merupakan tanaman
herbal yang sering dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan. Keberhasilan pada
budidaya lengkuas merah adalah salah satu tantangan yang wajib dihadapi para
petani di Indonesia. Tanah di Provinsi Riau secara umum didominasi oleh tanah
podsolik merah kuning (PMK), merupakan tanah yang memiliki tingkat keasaman
yang tinggi, rendahnya kesuburan tanah, kurangnya unsur hara dan kejenuhan Al
dan Fe yang tinggi yang bersifat racun bagi tanaman. Untuk mengatasi keracunan
Al dan Fe yang tinggi pada lahan budidaya tanaman Lengkuas Merah (Alpinia
purpurata K. Schum) dapat dilakukan dengan pemberian POC bonggol pisang
dan SP-36.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan
mendapatkan interaksi terbaik dengan pemberian Pupuk Organik cair Bonggol
Pisang dan SP-36 terhadap pertumbuhan produksi tanaman lengkuas merah
(Alpinia purpurata K. Schum). Penelitian dilaksanakan secara eksperimental
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) factorial dengan 2 faktor
perlakuan yaitu perlakuan Pupuk Organik Bonggol Pisang (P), P0 (tanpa
Pemberian Pupuk Organik Cair Bonggol Pisang), P1 (Pemberian Pupuk Organik
Cair Bonggol Pisang 52,5 ml/200 ml air), P2 (Pemberian Pupuk Organik Cair
Bonggol Pisang 105 ml/200 ml air), P3 (Pemberian Pupuk Organik Cair Bonggol
Pisang 157,5 ml/200 ml air). Jumlah satuan percobaan sebanyak 48 plot setiap
plot terdiri dari 4 tanaman dan 3 tanaman sebagai sampel.
Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa interaksi pupuk
Organik Cair bonggol pisang dan pupuk SP-36 berpengaruh nyata terhadap semua
parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, jumlah
anakan, berat brankasan dan berat basah rimpang lengkuas merah, dan perlakuan
terbaik adalah P3S3 (Pemberian POC Bonggol Pisang 157,5 ml/200 ml air dan
dosis pupuk SP-36 7,5 g/tanaman).
berasal dari keluarga Zingiberaceae dan spesies Alpinia merupakan tanaman
herbal yang sering dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan. Keberhasilan pada
budidaya lengkuas merah adalah salah satu tantangan yang wajib dihadapi para
petani di Indonesia. Tanah di Provinsi Riau secara umum didominasi oleh tanah
podsolik merah kuning (PMK), merupakan tanah yang memiliki tingkat keasaman
yang tinggi, rendahnya kesuburan tanah, kurangnya unsur hara dan kejenuhan Al
dan Fe yang tinggi yang bersifat racun bagi tanaman. Untuk mengatasi keracunan
Al dan Fe yang tinggi pada lahan budidaya tanaman Lengkuas Merah (Alpinia
purpurata K. Schum) dapat dilakukan dengan pemberian POC bonggol pisang
dan SP-36.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan
mendapatkan interaksi terbaik dengan pemberian Pupuk Organik cair Bonggol
Pisang dan SP-36 terhadap pertumbuhan produksi tanaman lengkuas merah
(Alpinia purpurata K. Schum). Penelitian dilaksanakan secara eksperimental
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) factorial dengan 2 faktor
perlakuan yaitu perlakuan Pupuk Organik Bonggol Pisang (P), P0 (tanpa
Pemberian Pupuk Organik Cair Bonggol Pisang), P1 (Pemberian Pupuk Organik
Cair Bonggol Pisang 52,5 ml/200 ml air), P2 (Pemberian Pupuk Organik Cair
Bonggol Pisang 105 ml/200 ml air), P3 (Pemberian Pupuk Organik Cair Bonggol
Pisang 157,5 ml/200 ml air). Jumlah satuan percobaan sebanyak 48 plot setiap
plot terdiri dari 4 tanaman dan 3 tanaman sebagai sampel.
Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa interaksi pupuk
Organik Cair bonggol pisang dan pupuk SP-36 berpengaruh nyata terhadap semua
parameter pengamatan yaitu tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, jumlah
anakan, berat brankasan dan berat basah rimpang lengkuas merah, dan perlakuan
terbaik adalah P3S3 (Pemberian POC Bonggol Pisang 157,5 ml/200 ml air dan
dosis pupuk SP-36 7,5 g/tanaman).
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-04-25T02:15:10Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah