Bahasa sebagai senjata (weapon) dan tameng (shield): konstruksi diplomasi pendidikan program keterampilan abad 21 ASEAN
Hartanto, Wido
Diplomasi berkaitan erat dengan kerjasama budaya, ekonomi dan perdagangan dalam dunia internasional. Diplomasi tidak hanya mengenai cerdas berbahasa (literal), melainkan juga cerdas berbagi rasa (kognitif). Penelitian pemilihan bahasa dalam berdiplomasi sebagai weapon (senjata) dan shield (tameng) dapat menjadi suatu strategi kebahasaan. Sumber data penelitian merupakan mahasiswa STKIP Al Hikmah Surabaya yang telah mengajar di ASEAN.
Detail Information
- Publisher
- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
- Tahun
- 2018
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-02-02T04:34:25Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah