Model transformasi sampah cangkang kerang di permukiman kawasan pesisir Watukarung, Pacitan: studi etnoarkeologi
Martias, Irsyad
Ekofak merupakan kunci untuk mengungkapkan mode adaptasi manusia. Jenis ekofak yang kerap ditemukan pada situs-situs arkeologi terutama pada gua-gua hunian adalah sampah cangkang kerang. Pada hakikatnya, data arkeologi terbentuk dari
serangkaian sistem tingkah laku dan akumulasi proses alih (transformational processes). Namun, kendalanya adalah aspek tingkah laku luput dari pengamatan arkeolog karena proses ini terjadi pada masa lampau. Studi etnoarkeologi adalah salah satu alat yang dapat diaplikasikan untuk memecahkan permasalahan tersebut. Penelitan etnoarkeologi bermanfaat untuk menafsirkan berbagai aspek kehidupan manusia masa lampau, mulai
dari permasalahan yang berkaitan dengan sistem teknologi dan pemakaian alat, subsistensi, sistem sosial, hingga pengkajian tentang transformasi sampah dari aktivitas manusia pendukungnya, baik dalam dimensi konteks sistem maupun konteks arkeologi. Oleh sebab itu, penelitian etnoarkeologi ini mengkaji sistem tingkah laku masyarakat lingkungan Pantai Watukarung yang secara rutin mengumpulkan, mengonsumsi, dan
membuang limbah kerang laut. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai model mengenai pembentukan data ekofaktual sampah cangkang kerang laut.
serangkaian sistem tingkah laku dan akumulasi proses alih (transformational processes). Namun, kendalanya adalah aspek tingkah laku luput dari pengamatan arkeolog karena proses ini terjadi pada masa lampau. Studi etnoarkeologi adalah salah satu alat yang dapat diaplikasikan untuk memecahkan permasalahan tersebut. Penelitan etnoarkeologi bermanfaat untuk menafsirkan berbagai aspek kehidupan manusia masa lampau, mulai
dari permasalahan yang berkaitan dengan sistem teknologi dan pemakaian alat, subsistensi, sistem sosial, hingga pengkajian tentang transformasi sampah dari aktivitas manusia pendukungnya, baik dalam dimensi konteks sistem maupun konteks arkeologi. Oleh sebab itu, penelitian etnoarkeologi ini mengkaji sistem tingkah laku masyarakat lingkungan Pantai Watukarung yang secara rutin mengumpulkan, mengonsumsi, dan
membuang limbah kerang laut. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai model mengenai pembentukan data ekofaktual sampah cangkang kerang laut.
Detail Information
- Publisher
- Balai Arkeologi Yogyakarta
- Tahun
- 2012
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-01-22T02:42:55Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah