Folklor Nusantara: ungkapan tradisional masyarakat Melayu Natuna provinsi Riau Kepulauan
Galba, Sindu; Sudiono, Sudiono
Folklor apa yang menempatkan orang Natuna dalarn konstelasi budaya Melayu? Buku ini menyajikan bukti kemelayuan orang Natuna yang berbentuk pantun dengan bahasa Melayu. Isi dari pantun mencerminkan pandangan orang Natuna dalarn trilogi alam-manusia-penciptanya
yang dibalut dengan sejumlah sanksi magis atau pelanggaran yang terjadi. Orang Natuna berusaha hidup secara ideal dengan mengikuti aturan-aturan yang digariskan dalam tradisi lisan mereka Pada tahap awal perkembangan sejarah peradaban mereka, garis larangan
tidak ditetapkan secara tertulis dengan hukum tetapi melalui berbagai pantangan. Pantangan inilah yang diteruskan dari generasi ke generasi melalui pantun agar mudah diingat. Pantun juga dipilih karena pertautan bunyi atau 'rima' yang terbentuk di setiap akhir kalimat mempunyai kekuatan magis laksana sebuah mantra.
yang dibalut dengan sejumlah sanksi magis atau pelanggaran yang terjadi. Orang Natuna berusaha hidup secara ideal dengan mengikuti aturan-aturan yang digariskan dalam tradisi lisan mereka Pada tahap awal perkembangan sejarah peradaban mereka, garis larangan
tidak ditetapkan secara tertulis dengan hukum tetapi melalui berbagai pantangan. Pantangan inilah yang diteruskan dari generasi ke generasi melalui pantun agar mudah diingat. Pantun juga dipilih karena pertautan bunyi atau 'rima' yang terbentuk di setiap akhir kalimat mempunyai kekuatan magis laksana sebuah mantra.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Nilai Budaya, Seni dan Film
- Tahun
- 2007
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2018-10-29T09:13:35Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah