Sejarah Kebangkitan Nasional Sumatera Utara
Suwondo, Bambang; Kutoyo, Sutrisno
Pada abad XIX terjadi perubahan penting dalam susunan pemerintahan di Sumatera Utara sebagai akibat masuknya kekuasaan Belanda. Dengan masuknya kekuasaan Belanda itu, maka susunan pemerintahan tradisional ditempatkan di bawah susunan pemerintahan kolonial.
Kerajaan-kerajaan di pesisir Timur Sumatera Utara seperti Leidong, Bilah, Batu Bara, Kota Pinang, Kualuh, Serdang, Deli, dan Langkat mendatangi Acte van Erkenning en Bevestiging yang mengakui kedaulatan Belanda pada tahun 1862.
Kerajaan-kerajaan di pesisir Timur Sumatera Utara seperti Leidong, Bilah, Batu Bara, Kota Pinang, Kualuh, Serdang, Deli, dan Langkat mendatangi Acte van Erkenning en Bevestiging yang mengakui kedaulatan Belanda pada tahun 1862.
Detail Information
- Publisher
- Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan
- Tahun
- 1978
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2018-10-11T03:55:24Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah