Keajaiban buku harian Nesia: cerita anak
Latiffah, Nurul
Pada kenyataannya, dunia pendidikan di Indonesia masih “jalan di tempat” karena kurangnya bahan bacaan bermutu yang pada giliran nya menyebabkan tumpulnya minat baca siswa, tidak terciptanya generasi yang cerdas. Dalam upaya mendukung tradisi literasi itulah Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai instansi yang me laksanakan pembangunan nasional di bidang kebahasaan dan kesastraan, mengadakan kegiatan Penyusunan Materi
Bahan Bacaan Pengayaan Pelajaran Bahasa Indone sia
Tingkat Dasar. Kegiatan tersebut berupa penyediaan dan pemenuhan buku bacaan bermutu bagi siswa di sekolah tingkat dasar (SD dan SLTP) oleh 10 orang penulis cerita anak yang berbakat dan memiliki pengalaman dalam penulisan cerita anak. Sepuluh penulis dan karya mereka adalah sebagai berikut: (1) Acep Yonny dengan karya Bejo, Si Anak Elang Jawa, (2) Nurul Latiffah dengan karya Keajaiban Buku Harian Nesia, (3) Bagong Soebardjo dengan karya Maafkan Kami, Pak Harun, (4) Tria Ayu Kusumawardhani dengan karya Mewarnai Dunia Gendhis, (5) Fahruddin Ghozy dengan karya Pelajaran dari Siswa Pindahan—kelima karya tersebut diperuntukan bagi siswa
SD, (6) Albertus Sartono dengan karya Persahabatan
yang Me nguatkan, (7) Else Liliani dengan karya Aruna, (8) Umi Kulsum dengan karya Jalan tak Lagi Terjal, (9) Kusmarwanti dengan karya Rindu Puti pada Purnama, dan (10) Nunung Deni Puspitasari dengan karya Tiga Cinta—kelima karya tersebut diperuntukan bagi siswa SLTP.
Bahan Bacaan Pengayaan Pelajaran Bahasa Indone sia
Tingkat Dasar. Kegiatan tersebut berupa penyediaan dan pemenuhan buku bacaan bermutu bagi siswa di sekolah tingkat dasar (SD dan SLTP) oleh 10 orang penulis cerita anak yang berbakat dan memiliki pengalaman dalam penulisan cerita anak. Sepuluh penulis dan karya mereka adalah sebagai berikut: (1) Acep Yonny dengan karya Bejo, Si Anak Elang Jawa, (2) Nurul Latiffah dengan karya Keajaiban Buku Harian Nesia, (3) Bagong Soebardjo dengan karya Maafkan Kami, Pak Harun, (4) Tria Ayu Kusumawardhani dengan karya Mewarnai Dunia Gendhis, (5) Fahruddin Ghozy dengan karya Pelajaran dari Siswa Pindahan—kelima karya tersebut diperuntukan bagi siswa
SD, (6) Albertus Sartono dengan karya Persahabatan
yang Me nguatkan, (7) Else Liliani dengan karya Aruna, (8) Umi Kulsum dengan karya Jalan tak Lagi Terjal, (9) Kusmarwanti dengan karya Rindu Puti pada Purnama, dan (10) Nunung Deni Puspitasari dengan karya Tiga Cinta—kelima karya tersebut diperuntukan bagi siswa SLTP.
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta
- Tahun
- 2017
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2021-11-03T04:16:45Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah