Semban Diwo Putri Gading = Kain Diwo Putri Gading
Helmiyesi, Umi Yesi
Putri Gading penasaran melihat kain berwarna merah, dia belum pernah melihat kain seperti itu sebelumnya. Selama ini Dia mengenakan pakaian berwarna putih, hitam, dan abu-abu. Kain itu berasal dari pendopo Ratu Bilqis. Ratu menjelaskan nama kain adalah batik diwo. Merupakan pakaian khas Raja Rejang di Kepahiang yang memiliki 5 motif istimewa. Ada
selempang emas, stabik, kembang lima, pucuk rebung, dan aksara kaganga. Ratu Bilqis mengajak Putri ikut membatik. Putri Gading berhasil belajar membatik. Dia menghadiahkan Ratu Bilqis selembar kain diwo bermotif stabik yang bermakna penghormatan kepada sang ratu. Kain itu diberi nama Kain Diwo Putri Gading.
selempang emas, stabik, kembang lima, pucuk rebung, dan aksara kaganga. Ratu Bilqis mengajak Putri ikut membatik. Putri Gading berhasil belajar membatik. Dia menghadiahkan Ratu Bilqis selembar kain diwo bermotif stabik yang bermakna penghormatan kepada sang ratu. Kain itu diberi nama Kain Diwo Putri Gading.
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Provinsi Bengkulu
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2026-02-12T14:03:30Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah