Meureuyam karbet = Meriam karbit
Yusra, May; Iqbal, Muhammad
Cerita ini bercerita tentang dua kakak beradik, Labib dan Sharim, yang bersemangat menyambut tradisi meriam karbit di Desa Garot, Aceh. Mereka kagum dengan dentuman meriam yang menjadi simbol sukacita Idul Fitri, meski belum sepenuhnya memahami bahaya di baliknya. Suatu malam, karena ingin menjadi pahlawan seperti pejuang Aceh dahulu, Sharim nekat menyalakan meriam sendiri dan mengalami ledakan yang membuat tangannya terluka. Peristiwa itu mengubah pandangannya tentang arti keberanian. Dengan dukungan keluarga dan warga desa, Sharim pulih dan belajar bahwa kepahlawanan sejati bukan tentang keberanian tanpa pikir panjang, melainkan tentang kebijaksanaan dan tanggung jawab. Kisah ini mengajarkan pentingnya menjaga keselamatan sambil tetap melestarikan tradisi, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya dan sains di baliknya.
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Provinsi Aceh
- Tahun
- 2025
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2026-01-28T04:08:30Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah