Ditya plastik = Raksasa plastik
Antoro, Kus Sri
Ayu malas membuang plastik di tempat sampah. Plastik itu dibuang di parit. Malamnya, sampah-sampah di parit menyatu menjadi raksasa. Wujudnya menakutkan. Raksasa tadi mendatangi Ayu. Dia marah karena parit itu bukan rumahnya. Air parit disedot sehingga surut. Ikan-ikan tidak bisa berenang. Ayu tidak tega melihat ikan-ikan tadi. Dengan tenang, Ayu berkata pada raksasa supaya mengembalikan air tadi. Air ditumpahkan kembali oleh raksasa dari mulutnya. Hal itu mengakibatkan banjir besar. Air menggenang di mana-mana hingga halaman dan rumah Ayu. Bagaimana cara Ayu menenangkan kemarahan raksasa plastik? Lalu, bagaimana agar banjir bisa surut?
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-10-06T01:38:47Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah