Komunitas kampung Pitu Gunung Kidul
Purwana, Bambang H. Suta; Larasati, Theresiana Ani; Andrianto, Ambar
Kampung Pitu dikenal dengan ciri khas, pemukiman penduduk di puncak gunung api purba Nglanggeran, Patuk, Gunung Kidul yang mempertahankan tradisi leluhur dengan pembatasan jumlah kepala keluarga sebanyak tujuh orang. Ada kepercayaan, mitos turun-temurun bahwa Kampung Pitu atau Tlogo hanya boleh dihuni oleh tujuh keluarga, apabila pantangan ini dilanggar, maka akan berakibat buruk bagi yang melanggar. Tulisan ini bertujuan menjelaskan tentang sejarah dan perkembangan Kampung Pitu, strategi warga KampungPitu dalam melestarikan nilai budaya dan adat istiadat warisan leluhurnya, serta upaya mereka dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya melalui sektor pariwisata. Berbagai tradisi dan ritual keagamaan yang diwariskan secara turun-temurun generasi pertama, pendiri Kampung Pitu, yang masih dilestarikan arga Kampung Pitu. Mereka melestarikan nilai-nilai budaya dan keutuhan warga Kampung Pitu melalui pelaksanaan berbagai ritual keagamaan memegang teguh wewaler atau pantangan yang bersumber dari mitos tentang awal mula pendiri Kampung Pitu membuka pemukiman di puncak gunung api purba Nglanggeran. Sistem sosial Kampung Pitu terus dipelihara pertahankan oleh warganya melalui strategi mempertahankan pola resiprositas antarwarga Kampung Pitu dalam berbagai wujud resiprositas liputi aktivitas saling bantu-membantu dalam berbagai kegiatan seperti berbagai ritual yang terkaitan dengan tahap-tahap kehidupan manusia. Hubungan sosial saling bantu-membantu atau gotong royong itu juga terwujud dalam kegiatan membangun rumah, membangun jalan, membersihkan jalan dan fasilitas umum lain. Solidaritas warga Kampung Pitu selalu dilestarikan melalui berbagai ritual keagamaan yang bersifat publik dan melibatkan seluruh warga Kampung Pitu. Berbagai ritual keagamaan orang Kampung Pitu juga berperan meneguhkan kepercayaan bahwa Kampung Pitu hanya boleh dihuni oleh kepala keluarga.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Daerah Istimewa Yogyakarta
- Tahun
- 2019
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-10-17T07:03:12Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah