Pembinaan disiplin di lingkungan masyarakat kota Palembang
Susanto, Tri Agus; Budiarto, Gatot; Indones, Noer; Widodo, Widodo
Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara dengan sumber lnfonnasl diperoteh kesimpulan bahwa Palembang Bari merupakan momentum yang sangat baik untuk meningkatkan dislplin dan kepatuhan warga masyarakat dalam rangka menciptakan kota yang tertib dan aman.
Secara administratif yuridis, sistem untuk terciptanya dlsiplin dan kepatuhan masyarakat sudah cukup baik. Perda Nomor 8 Tahun 1987 secara jelas dan tegas telah mengatur tentang larangan, kewajiban dan ancaman hukuman bagi yang melanggarya. Sehingga bilamana Perda ini diterapkan secara konsisten kota Palembang dimungkinkan dengan mudah moto Bari cepat terealisir.
Secara empirik, gambaran tentang dlsiplin dan ketertiban masayarakat kota Palembang masih perlu dltingkatkan. Hal ini terlihat dari masih banyaknya warga masyarakat yang melakukan pelanggaran pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan Perda.
Tingkat disiplin dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan ternyata masih sangat dipengaruhi oleh kehadiran petugas secara fisik di suatu tempat. Bilamana petugas yang berwenang tidak ada terdapat kecenderungan pelanggaran mempunyai frekuensi untuk meningkat.
Terdapatnya rambu atau papan-papan peringatan di tempat umum dalam derajat yang tinggi masih dijumpai pelanggaran. Pelanggaran yang dilakukan berkecenderungan bersumber pada masih relatif rendahnya kesadaran masyarakat untuk menghormati aturan tertulis.
Upaya peningkatan disiplin masyarakat secara umum mampu memperoleh hasil cepat dilakukan secara represif. Tetapi cara ini menunjukkan hasil yang relatif tidak langgeng. Palembang Bari dengan usaha -usaha untuk mewujudkannya ternyata menunjukkan kecenderungan yang besar bahwa lingkungan kota Palembang semakin bersih, rapi dan indah, khususnya pada jalan-jalan protokol dan tempat-tempat umum.
Secara administratif yuridis, sistem untuk terciptanya dlsiplin dan kepatuhan masyarakat sudah cukup baik. Perda Nomor 8 Tahun 1987 secara jelas dan tegas telah mengatur tentang larangan, kewajiban dan ancaman hukuman bagi yang melanggarya. Sehingga bilamana Perda ini diterapkan secara konsisten kota Palembang dimungkinkan dengan mudah moto Bari cepat terealisir.
Secara empirik, gambaran tentang dlsiplin dan ketertiban masayarakat kota Palembang masih perlu dltingkatkan. Hal ini terlihat dari masih banyaknya warga masyarakat yang melakukan pelanggaran pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan Perda.
Tingkat disiplin dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan ternyata masih sangat dipengaruhi oleh kehadiran petugas secara fisik di suatu tempat. Bilamana petugas yang berwenang tidak ada terdapat kecenderungan pelanggaran mempunyai frekuensi untuk meningkat.
Terdapatnya rambu atau papan-papan peringatan di tempat umum dalam derajat yang tinggi masih dijumpai pelanggaran. Pelanggaran yang dilakukan berkecenderungan bersumber pada masih relatif rendahnya kesadaran masyarakat untuk menghormati aturan tertulis.
Upaya peningkatan disiplin masyarakat secara umum mampu memperoleh hasil cepat dilakukan secara represif. Tetapi cara ini menunjukkan hasil yang relatif tidak langgeng. Palembang Bari dengan usaha -usaha untuk mewujudkannya ternyata menunjukkan kecenderungan yang besar bahwa lingkungan kota Palembang semakin bersih, rapi dan indah, khususnya pada jalan-jalan protokol dan tempat-tempat umum.
Detail Information
- Publisher
- Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 1993
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-18T03:36:51Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah