Rengganis
Wacana, Lalu
Ada seorang raja pendeta yang dahulu bertahta di Jamintoran.
Karena permaisurinya meninggal sewaktu melahirkan, ia sangat
sedih. Kemudian ia pergi meninggalkan segala bentuk kemewahan istana untuk menjadi seorang petapa di sebuah bukit yang namanya Aldahemas. Ia hanya mempunyai seorang anak perempuan yang diberi nama Dewi Rengganis. Pada anak perempuannya yang seorang itulah Sang Pendeta menaruh tumpuan harapannya dimasa datang. Ia bertapa untuk memohon
kepada Yang Maha Kuasa, agar anaknya diberi oleh Tuhan panjang umur, dan menjadi manusia yang berkelebihan/menonjol
diantara orang banyak.
Karena permaisurinya meninggal sewaktu melahirkan, ia sangat
sedih. Kemudian ia pergi meninggalkan segala bentuk kemewahan istana untuk menjadi seorang petapa di sebuah bukit yang namanya Aldahemas. Ia hanya mempunyai seorang anak perempuan yang diberi nama Dewi Rengganis. Pada anak perempuannya yang seorang itulah Sang Pendeta menaruh tumpuan harapannya dimasa datang. Ia bertapa untuk memohon
kepada Yang Maha Kuasa, agar anaknya diberi oleh Tuhan panjang umur, dan menjadi manusia yang berkelebihan/menonjol
diantara orang banyak.
Detail Information
- Publisher
- Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 1979
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-07-25T04:28:56Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah