Sejarah kebudayaan Kalimantan
Umberan, Musni; Nurcahyani, Lisyawati; Purba, Juniar; Hendraswati, Hendraswati
Pulau terbesar kedua setelah Pulau Irian. Di pulau ini terdapat banyak sekali ragam budaya daerah yang sampai saat ini masih tetap dimiliki dan dihayati oleh masyarakat pendukungnya. Selain itu, tradisi budaya yang ada juga
tetap dijalankan sebab sanksi adat tetap diberlakukan kepada setiap anggota masyarakat yang melanggarnya. Hanya saja apa yang dimiliki serta yang dilaksanakan itu belum banyak dimengerti oleh masyarakat luas. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang antara lain karena kondisi alamnya yang sebagian besar berupa sungai-sungai besar dan hutan belantara hingga menimbulkan kesan kala penduduk Kalimantan masih terasing.
tetap dijalankan sebab sanksi adat tetap diberlakukan kepada setiap anggota masyarakat yang melanggarnya. Hanya saja apa yang dimiliki serta yang dilaksanakan itu belum banyak dimengerti oleh masyarakat luas. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang antara lain karena kondisi alamnya yang sebagian besar berupa sungai-sungai besar dan hutan belantara hingga menimbulkan kesan kala penduduk Kalimantan masih terasing.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 1994
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2022-02-10T08:43:20Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah